Trik Membujuk Anak-Anak Ke Dokter Gigi Spesialis

 

Trik Membujuk Anak-Anak Ke Dokter Gigi Spesialis

Trik Membujuk Anak-Anak Ke Dokter Gigi Spesialis

Memelihara kesehatan gigi merupakan hal yang mendasar apalagi untuk buah hati. pemeliharaan gigi di masa bayi akan menjadi penentu penampilan anak-anak pada saat yang akan datang. Oleh sebab itu kita selaku Bunda pasti amat penting menanam kebiasaan yang baik terhadap si kecil sejak dini dalam menjaga kesehatan gigi dan juga tentunya menasihati ke Dokter Gigi Spesialis untuk cek keadaaan gigi dan mulut minimal dua kali dalam satu tahun.

Membawa anak ke Dokter Gigi Anak kiranya gampang-gampang susah, karena masih tertanamnya rasa takut pada si kecil di saat mendatangi ke Dokter Gigi Spesialis. Apalagi sebelumnya sejak kecil atau bayi tidak pernah di ajak periksa ke ke Dokter Gigi Keluarga. Bagusnya anak telah dijadwalkan ke Dokter Gigi Keluarga sesudah gigi pertamanya muncul atau perkiraan usia satu tahunan. Karena seringnya berinteraksi dengan Dokter Gigi Keluarga membuat buah hati menjadi tenang di waktu kunjungan yang akan datang.

Namun bagi yang tidak terbiasa tentu diperlukan beberapa strategi agar buah hati bisa dibawa ke Dokter Gigi Keluarga khususnya untuk anak yang mengalami berlobang atau giginya goyah dan harus diadakan tindakan pencabutan giginya. Agar tidak ribet, yuk coba Anda lakukan cara-cara dan tips mengajak si kecil ke Dokter Gigi Spesialis:

  1. Kunjungi dokter gigi spesialis anak, meskipun dokter gigi langganan keluarga juga bisa juga. Namun pasti ada perbedaan dari dokter gigi spesialis anak terutama dari cara tindakan bahkan dari segi suasana kamar periksa dan ruang tunggunya yang telah di dekorasi dengan banyak buku dan mainan yang berguna memalingkan perhatian anak.
  2. Mengajarkan sejak kecil mengenai kebersihan gigi. Misalnya di periode bayi dibiasakan membersihkan gusi setelah makan dengan memakai kain khusus atau dapat dengan memakai sikat gigi kecil berbulu yang halus dan lembut. Sehingga suatu saat anak-anak akan terbiasa saat di dichek oleh Dokter Gigi Anak.
  3.  Untuk bayi lima tahun, dapat dengan memperkenalkan bagian gigi dan mulut lewat cara bercerita melalui buku-buku atau menonton video bersama anak-anak. Selain itu juga bisa lewat bermain sebagai dokter gigi atau dokter-dokteran bersama buah hati.
  4. Selalu tanamkan bahasa yang baik kepada anak menjelang mendatangi ke Dokter Gigi Spesialis sehingga bisa menambah keberanian untuk datang ke Dokter Gigi.
  5. Supaya makin semangat ke Dokter Giginya, jangan lupa siapkan imbalan untuk buah hati agar anak mau ke dokter gigi baik berbentuk jajanan kesukaan atau jalan-jalan setelah periksa gigi.
  6. Sebagai orang tua, Bunda juga tetap santai dan rileks diwaktu pergi ke Dokter Gigi Keluarga. Apabila Anda kalem dan senang, anak-anak secara psikologis juga akan senang dan santai.
  7. Setelah pemeriksaaan Gigi telah berakhir, selain barang kesukaan tentu juga kata selamat terhadap buah hati. Sehingga untuk kunjungan berikutnya si kecil gak takut lagi.
  8. Hindari ucapan jelek atau mengancam buah hati, terutama di saat perawatan supaya anak-anak tetap bisa koperatif selama masa perawatan gigi berlangsung.

Cukup itu saja dahulu ya, trikkiat membawa anak ke Dokter Gigi Keluarga. Jika ada yang ingin menambahkan, bisa tinggalkan di kolom komentar. Jangan lupa bagi Anda yang berada di Jakarta bisa berkonsultasi dengan Dokter Gigi Jakarta Timur. Semoga berguna dan salam gigi sehat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *